*TULANG BAWANG* – Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala kembali menuai keluhan. Adu argumen terjadi antara keluarga pasien rawat jalan dengan petugas Satpol PP yang berjaga di loket pendaftaran, Senin (27/7/2026).
Kekecewaan disampaikan Fitria, anak dari pasien berinisial SK. Menurutnya, orang tuanya seharusnya menjalani kontrol sejak Kamis (23/7/2026). Saat itu, SK sudah mendapatkan nomor antrean.
Namun, petugas jaga saat itu menyampaikan kuota hari tersebut sudah penuh dan meminta pasien datang kembali pada Senin dengan membawa nomor antrean yang sama.
Sesuai instruksi, keluarga pasien kembali ke RSUD Menggala pada Senin. Namun mereka kembali mendapat jawaban yang sama: kuota sudah penuh.
Ketidakjelasan informasi itu memicu perdebatan antara keluarga pasien dengan petugas Satpol PP yang berjaga.
"Apa gunanya nomor antrean ini," ucap Fitria sambil merobek nomor antrean yang dipegangnya.
"Saya sudah bolak-balik ke sini. Kemarin dibilang Senin datang saja, tidak usah ambil antrean lagi, cukup tunjukkan nomor ini. Kenapa sekarang dibilang penuh lagi," keluhnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Menggala belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar keluhan masyarakat terkait sistem antrean dan pembatasan kuota pelayanan rawat jalan di RSUD Menggala. Warga berharap manajemen rumah sakit segera mengevaluasi sistem pelayanan agar tidak merugikan pasien yang sudah datang sesuai jadwal.
(Red)

0 Komentar